Mohammad David Yahya Siap Dukung Polri Cegah Penyebaran Paham Radikal atau Intoleran di Sulawesi Tengah


Upaya pencegahan penyebaran paham radikal dan intoleran di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah terus mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk dari mantan narapidana terorisme (napiter). Salah satunya datang dari Mohammad David Yahya, eks napiter yang berdomisili di Kabupaten Parigi Moutong.


Mohammad David Yahya menyatakan komitmennya untuk mendukung langkah Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif, khususnya dalam mencegah berkembangnya paham radikal maupun intoleran di tengah masyarakat.


Menurutnya, penyebaran paham radikal dapat mengganggu persatuan dan kerukunan antarumat beragama serta berpotensi memicu konflik sosial apabila tidak dicegah sejak dini. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak mudah terpengaruh oleh ajaran yang mengarah pada tindakan kekerasan maupun permusuhan terhadap kelompok lain.


Ia juga menegaskan bahwa kehidupan damai dan saling menghargai antar sesama merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sulawesi Tengah. Dirinya berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menerima informasi, terutama dari media sosial yang kerap menjadi sarana penyebaran propaganda radikal.


Selain itu, Mohammad David Yahya mendukung langkah Polri melalui pendekatan preventif dan pembinaan kepada masyarakat dalam menangkal paham intoleransi. Menurutnya, sinergi antara aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan mantan napiter sangat penting untuk memperkuat upaya deradikalisasi di wilayah Sulawesi Tengah.

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

أحدث أقدم
Post ADS 1
Post ADS 1