Wirahadi: Jangan Adalagi Pemuda di Poso Ikut Terjebak Dalam Paham Radikal
Poso, Salah seorang Eks Napiter asal Kabupaten Poso yakni
Wirahadi menyatakan sikap untuk siap membantu aparat kepolisian guna mencegah radikalisme
dan terorisme di Kabupaten Poso.
"Jangan ada lagi pemuda di Kabupaten Poso terjebak dalam paham
radikal sehingga terjerumus dalam kasus teror", ungkap Imron saat ditemui
di rumahnya pada (14/5).
Wahab mengatakan, kita semua mempunyai andil dalam menjaga situasi
Kamtibmas demi terciptanya kenyamanan bagi masyarakat untuk beraktivitas.
“Saya pribadi mendukung penuh segala upaya yang dilakukan oleh pihak
Kepolisian demi terciptanya kedamaian di Poso. Kami ingin Poso bersih dari
paham radikal agar anak cucu kita bisa hidup tenang,” pungkasnya.
Pasca-bebas, Wirahadi menjauhkan diri dari masa lalu kelamnya dengan
fokus membantu perekonomian keluarga. Kesehariannya kini banyak ia habiskan di
jalanan dan pasar untuk membantu sang istri mengantar sayur-mayur dagangan
menuju Pasar Sentral Poso.
Meski sibuk berdagang, Wirahadi tidak melupakan tanggung jawab sosialnya
terhadap rekan-rekan sesama mantan warga binaan. Ia kini menjadi salah satu
sosok yang dituakan dalam Yayasan Lingkar Perdana Kabupaten Poso, sebuah wadah
yang menaungi para eks napiter untuk kembali ke masyarakat.
Melalui yayasan tersebut, Wirahadi aktif menjalin komunikasi dan
mengajak rekan-rekannya untuk tetap setia pada NKRI serta mendukung penuh
program-program pemerintah.
Yayasan Lingkar Perdana untuk fokus pada keluarga dan kegiatan sosial.
Jangan sampai ada lagi yang terpengaruh kegiatan radikal,” tegas Wirahadi
Wirahadi juga aktif melibatkan anggotanya dalam berbagai kegiatan sosial di masyarakat. Menurutnya, terlibat dalam kegiatan positif adalah cara terbaik untuk membuktikan bahwa mereka telah berubah dan siap berkontribusi bagi daerah.


Posting Komentar